Berpengalaman selama 17 tahun di Vale Indonesia, sebelumnya pernah menduduki posisi wakil CEO dan CFO di PT Vale Indonesia. Ia memiliki latar belakang di bidang Keuangan dan Internasional.

Febriany Eddy adalah seorang profesional yang berpengalaman di industri pertambangan dan keuangan. Tercatat menjabat sebagai Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk sejak April 2024 menjadi perempuan pertama yang memimpin perusahaan pertambangan besar di Indonesia.

Dikenal sebagai pemimpin yang berorientasi pada keberlanjutan, febriany mendorong PT Vale Indonesia untuk terus mengembangkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat, Di bawah kepemimpinannya, Vale Indonesia terus memperkuat komitmenya terhadap keberlanjutan, Inovasi danpengembangan industri nikel yang berdaya saing di tingkat global.

Tekanan harga nikel, Vale Indonesia jaga kinerja di tengah tantangan, tahun 2024 menjadi tahun yang berat bagi Vale Indonesia, kinerja perusahaan ini merosot tajam. Penyebab utamanya adalah tekanan dan penurunan harga rata-rata nikel matte, sehingga Vale Indonesia mempertahankan biaya tunai penjualan per unit yang menjadi biaya tunai terendah selama tiga tahun terakhir. Di tengah tantangan Vale Indonesia tetap mencatat kinerja yang positif dengan catatan pendapatan turun 20% dari $1,2 M tahun 2023 menjadi $950 juta tahun 2024, laba turun 78% dari $274 juta di tahun 2023 menjadi $57,8 juta di tahun 2024, aset tambah10,3% dari $2,9 M ditahun 2023 menjadi $3,2 M di tahun 2024.

Langkah Vale Indonesia menuju masa depan hijau ;

  1. Perseroan melakukan groundbreaking Pembangunan proyek pertambangan dan pengolahan nikel rendah karbon di Morawali, Sulawesi Tengah
  2. Vale Indonesia berencana menggati sumber energi berbasis fosil dengan energi terbarukan, Vale memiliki 3 unit PLTA mampu memenuhi 36% kebutuhan listrik untik operasi
  3. Memiliki prioritas untuk mereklamasi 70% lahan bekas tambang secara progresif pada tahun 2025
  4. Vale juga turut membangun ekonomi daerah dengan total pembayaran pajak dan PNBP kepada Pemkab Luwu Timur tahun 2023 sebesar $15,995 ribu atau sekitar Rp. 264,8 juta.

Berikut adalah beberapa informasi tentang dirinya:

Karir

  • Direktur PT Vale Indonesia Tbk: Febriany Eddy diangkat menjadi Direktur PT Vale Indonesia Tbk pada 23 April 2013.
  • Managing Director Holding Operasional BPI Danantara: Ia juga menjabat sebagai Managing Director Holding Operasional BPI Danantara.
  • CEO dan Presiden: Febriany Eddy saat ini menjabat sebagai CEO dan Presiden di perusahaan tersebut.

Latar Belakang Pendidikan

  • MBA UCLA Anderson School of Management dan National University of Singapore: Febriany Eddy memiliki gelar MBA dari institusi-institusi ternama tersebut.
  • Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia: Ia juga memiliki gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia.

Pengalaman Kerja

  • Pricewaterhouse Coopers: Febriany Eddy bekerja di Pricewaterhouse Coopers selama beberapa tahun, terlibat dalam proyek-proyek internasional.
  • Manajer Pengawasan Pembiayaan Proyek dan Evaluasi Keuangan: Sebelum menjadi Direktur, ia memegang jabatan ini selama tiga tahun, fokus pada efisiensi biaya dan evaluasi proyek

Tinggalkan komentar

Quote of the week

"People ask me what I do in the winter when there's no baseball. I'll tell you what I do. I stare out the window and wait for spring."

~ Rogers Hornsby